"Om Swastiastu"

Selamat datang di website resmi Desa Tihingan. Semoga dapat menyajikan informasi kepada masyarakat.

Perbekel Desa Tihingan

I Nyoman Suartika,SS

Klungkung Miliki 18 Desa Wisata

  • Dibaca: 204 Pengunjung
Klungkung Miliki 18 Desa Wisata

Seiring berjalannya waktu jumlah desa wisata di Kabupaten Klungkung kian bertambah. Dan pada tahun 2017, Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung mencatat sebanyak 18 desa telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Bahkan beberapa diantaranya sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara seperti Desa Paksebali, Desa Kamasan dan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkunng, I Nengah Sukasta membeberkan, 18 Desa Wisata yang tersebar di Kabupaten Klungkung itu adalah Desa Tihingan, Desa Timuhun, Desa Bakas, Desa Kamasan, Desa Tegak, Desa Gelgel, Desa Besan, Desa Pesinggahan, Desa Paksebali. Desa Jungutbatu, Desa Lembongan, Desa Ped, Desa Batu Kandik, Desa Tanglad, DesaPejukutan, Desa Batu Nunggul, Desa Kelumpu, dan Desa Suana.

Dan pihaknya mengapresiasi kerja Perbekel, seperti Perbekel Desa Paksebali, Desa Kamasan dan lainnya atas upayanya dalam mengembangkan potensi-potensi wisata yang dimiliki desa. Bahkan atas usaha perbekel tersebut, jumlah wisatawan yang berkunjung cukup tinggi. Meski begitu pihaknya tidak menampik jika perbekel yang kurang mendukung kemajuan desa wisatanya juga ada. Atas hal tersebut, pihaknya mengaku langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pendekatan dengan perbekel tersebut. “Kalau kurang mendukung karena masalah dana, saya kira bukan itu alasannya. Karena setiap desa kan mendapat Dana Desa yang jumlahnya cukup besar. Dan kami sudah melakukan pendekatan,” terangnya.

Sementara itu, Perbekel Paksebali, I Putu Ariadi, mengaku dalam pengembangan Desa Wisata memang memberikan perhatian serius. Setidaknya dalam penataan objek wisata pada tahun 2016, pihaknya menganggarkan sekitar Rp 350 juta. Ternyata hal itu membuahkan hasil yang gemilang, salah satu destinasi objek wisata andalan yakni Tukad Unda, kini kian ramai dikunjungi wisatawan. “Karena tahun lalu sudah banyak yang ditata, saat ini untuk DesaWisata kami anggarkan Rp 210 juta,” kata Ariadi.

  • Dibaca: 204 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya